HOME / 5 Testimonial Pengusaha Sukses yang Menggunakan SPOTS

5 Testimonial Pengusaha Sukses yang Menggunakan SPOTS

Pada dasarnya, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengembangkan usaha kuliner.  Selain melalui inovasi produk, menerima pesanan secara online dan offline, Anda juga perlu menyediakan metode pembayaran canggih yang mampu memudahkan pelanggan dalam menyelesaikan proses transaksi. Beruntung di era digital saat ini telah hadir aplikasi kasir SPOTS, yang dapat digunakan oleh pengusaha kuliner dengan sangat mudah.

SPOTS merupakan sistem point of sale (POS) yang didukung dengan berbagai fitur canggih, seperti mengelola pesanan dan mencetak resi secara instan. Dengan begitu, pengusaha kuliner dapat memonitor usahanya kapan saja dan dari mana saja. Pelanggan pun dapat lebih fleksibel dalam memilih metode pembayaran yang diinginkan. 

Masih ragu menggunakan SPOTS sebagai perangkat yang kompatibel untuk usaha kuliner Anda? Berikut testimonial beberapa Sahabat SPOTS yang sukses mengembangkan usahanya dengan aplikasi kasir SPOTS.

1. Wiedu Kopi, Cianjur

Menjamurnya usaha kedai kopi di Indonesia tidak menyurutkan semangat pengusaha Wiedu Kopi untuk terus mengembangkan usahanya. Berbagai inovasi menu dan manajemen usaha telah diterapkan, demi mendapatkan omzet penjualan yang lebih tinggi. Kedai kopi di Jalan Amalia Rubini Nomor 5, Cianjur, Jawa Barat ini bahkan sudah bermitra dengan GOJEK sehingga lebih memudahkan pelanggan untuk memesan menu kopi yang diinginkan secara online.

Terhitung sejak 1 Juni 2018, Wiedu Kopi Cianjur sudah menggunakan SPOTS. Melalui perangkat ini, mereka juga bisa mengatur menu dan menyusunnya berdasarkan urutan menu yang paling laris. Dalam hitungan detik, pengusaha Wiedu Kopi bisa mengetahui bahwa menu favorit di kedainya, yaitu es kopi susu.

2. Nasi Goreng Kambing Idola, Surabaya

Sejak didirikan pada 26 September 2013, Nasi Goreng Kambing Idola kini menjadi kedai kaki lima yang cukup populer di kawasan timur Surabaya. Lokasinya berada persis di Jalan Raya Mulyosari No. 148. Tempat ini menawarkan beragam varian menu nasi goreng, namun yang paling favorit adalah nasi goreng kambing pedas dan nasi goreng telur mata sapi. Sebelumnya, tempat makan ini hanya menerima metode pembayaran tunai, sehingga sering terjadi penumpukan antrian pelanggan yang akan menyelesaikan transaksi pembayaran.

Beruntung sejak menggunakan aplikasi kasir SPOTS, pengusaha kuliner Nasi Goreng Kambing Idola mengaku bisa memberikan pelayanan yang lebih efektif dan efisien. Ia tidak lagi perlu menulis nota karena resi dicetak secara instan oleh perangkat SPOTS. Lebih dari itu, laporan penjualan Nasi Goreng Kambing Idola juga bisa diakses dengan mudah, bahkan hingga tujuh hari ke belakang. Seluruh laporan transaksi tersimpan dengan rapi dan aman di dalam aplikasi kasir SPOTS.

Baca Juga:  Apa Itu Franchise & 4 Tips Sukses Menjalankannya

3. Coffee InStan, Bintaro

Satu lagi pengusaha kopi yang juga menggunakan SPOTS sebagai pendukung aktivitas usahanya, yaitu Coffee InStan. Kedai yang buka setiap hari mulai pukul 17:00 – 22:00 WIB ini sebelumnya sering mengalami kesulitan mengatur laporan penjualan. Menariknya, setelah menggunakan fitur-fitur canggih yang ada pada SPOTS, pengusaha Coffee InStan bisa mencetak resi secara instan, menghitung omzet, hingga mengecek laporan transaksi yang tersimpan di perangkat hingga tujuh hari ke belakang.

Ketika pencatatan keuangan tertata rapi, maka pengusaha kedai kopi ini mengaku lebih mudah mengembangkan usahanya. Lebih dari itu, workflow di dalam kedainya juga berlangsung lebih cepat, tepat, dan minim risiko kesalahan pencatatan keuangan karena semuanya sudah diatur secara sistematis oleh SPOTS.

4. TaKi (Satay & Suki Steamboat), Surabaya

Meski tergolong sebagai usaha kuliner yang baru saja dibuka, ternyata TaKi (Satay & Suki Steamboat) sudah menggunakan aplikasi kasir SPOTS. Lokasinya yang dekat dengan kampus ITS (Institut Teknologi Surabaya), tepat di Jalan Keputih Utara Nomor 15, membuat gerai ini selalu ramai dikunjungi pelanggan. Pengusaha tidak lagi merasa khawatir ada pesanan yang terlewatkan karena sistem yang ada pada SPOTS sudah melakukan pencatatan secara otomatis. Menariknya, mereka juga tidak perlu menulis nota secara manual lagi.

Karena berbentuk portable, perangkat SPOTS juga mudah dibawa ke mana saja dan tidak menyita banyak tempat di dalam gerai. Pengalaman menyenangkan lain yang juga dirasakan oleh pengusaha TaKi (Satay & Suki Steamboat) adalah laporan penjualan yang lebih tertata rapi dan rekap data transaksi harian dikirimkan melalui email. 

5. Miesop Gopal, Medan

Satu lagi pengusaha kuliner yang berhasil meningkatkan omzet penjualan setelah menggunakan SPOTS, yaitu Miesop Gopal. Berbeda dari penjual bakso pada umumnya, gerai ini terlihat lebih modern dengan perangkat SPOTS yang digunakan. Pengusaha yang sering berada di luar gerai mengaku sangat terbantu dengan adanya fitur canggih SPOTS yang memungkinkan ia memantau rincian penjualan secara fleksibel.

SPOTS ini juga memudahkan pengusaha Miesop Gopal dalam mengelola pesanan dari pelanggan. Tidak lagi membutuhkan mesin cetak, karena resi pada perangkat SPOTS bisa dicetak secara instan. Laporan penjualan juga tercatat rapi karena SPOTS didukung dengan fitur laporan penjualan harian serta transaksi pembayaran non tunai. Seluruh laporan transaksi harian akan dikirim melalui email, sehingga pengusaha Miesop Gopal bisa mengembangkan usaha lebih efektif.

Dengan testimonial pengusaha kuliner tadi, tentunya Anda tidak lagi perlu merasa ragu menggunakan SPOTS. Jadi, tunggu apa lagi? Sebelum tertinggal jauh dari kompetitor usaha Anda, segera gunakan SPOTS untuk mendukung kelancaran usaha Anda.

Bergabunglah dengan puluhan ribu pengusaha lainnya sekarang juga, kunjungi spots.co.id untuk informasi selengkapnya.

Share this article:

Related article

Apa itu Kartu GPN? dan 5 Manfaatnya bagi Usaha

Anda tentu sudah familiar dengan kartu GPN yang digunakan untuk melakukan transaksi non-tunai. Gerbang...

4 Manfaat Laporan Penjualan Harian dari SPOTS

Mengelola laporan penjualan usaha mungkin akan sedikit rumit bagi Anda sebagai pebisnis. Terlebih...