HOME / Apa Itu Segmentasi Pasar & Cara Menentukannya

Apa Itu Segmentasi Pasar & Cara Menentukannya

Segmentasi pasar merupakan salah satu cara yang dapat Anda pergunakan untuk lebih bisa memuaskan target konsumen Anda dengan lebih efisien.

Segmentasi ini tidak hanya berguna untuk memaksimalkan strategi-strategi pemasaran dan komunikasi, tetapi menentukan segmentasi pasar bahkan merupakan strategi awal pada rencana bisnis Anda yang dapat mempengaruhi produk yang akan Anda kembangkan.

Dengan populasi pelanggan yang semakin banyak dan memiliki kebutuhan serta keinginan yang berbeda-beda, membuat adanya segmentasi pasar sangat dibutuhkan.

Tidak ada satupun produk di dunia ini yang diinginkan atau dibutuhkan seluruh populasi masyarakat. Segmentasi pelanggan ini akan membuat Anda menjadi lebih fokus pada kelompok masyarakat yang berpotensi untuk menjadi pelanggan Anda, dan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan Anda secara lebih signifikan.

Apa itu segmentasi pasar?

Segmentasi pasar adalah proses pengelompokkan target pelanggan Anda menjadi kelompok-kelompok segmentasi berbeda dengan faktor pengelompokkan tertentu. Pelanggan-pelanggan yang memiliki karakteristik-karakteristik tertentu akan berada dalam satu kelompok.

Mengapa Anda perlu menentukan segmentasi bagi pasar Anda?

Dengan adanya segmentasi, Anda akan dapat lebih mengenal target konsumen Anda. Karena Anda lebih mengenal pasar Anda, Anda dapat secara lebih fokus merancang strategi pemasaran (termasuk menentukan channel komunikasinya) yang sesuai dengan segmentasinya.24

Anda dapat lebih mempersonalisasi usaha pemasaran agar lebih sesuai dengan masing-masing segmentasi. Segmentasi pasar juga dapat memecahkan satu masalah utama dalam pemasaran, yaitu untuk menciptakan lebih banyak konversi.

Lebih banyak konversi dimungkinkan melalui kampanye pemasaran yang dipersonalisasi yang mengharuskan pemasar untuk mensegmentasi pasar dan menyusun strategi produk dan komunikasi yang lebih baik sesuai dengan kebutuhan segmen.

Konversi pada dasarnya adalah ketika audience pemasaran Anda melakukan sesuatu sesuai call-to-action yang Anda tawarkan. Contohnya, Anda mengirimkan e-mail newsletter pada pelanggan.

Ketika pelanggan membuka e-mail tersebut, itu sudah termasuk bentuk dari konversi. Dan pastinya, pembelian produk Anda merupakan bentuk konversi yang paling utama.

Dengan adanya segmentasi pasar, lebih banyak konversi dimungkinkan melalui kampanye pemasaran yang dipersonalisasi sehingga penyusunan strategi produk dan komunikasinya bisa menjadi lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing segmen.

4 Cara Menentukan Segmentasi Pasar untuk Bisnis Anda

Tentunya, Anda tidak bisa mengelompokkan pelanggan Anda tanpa basis yang jelas. Strategi segmentasi pelanggan ini dibagi menjadi empat (4). Berikut penjelasannya:

1. Segmentasi Demografis

Segmentasi demografis merupakan salah satu strategi segmentasi yang paling sederhana dan banyak digunakan. Kebanyakan dari perusahaan biasanya menggunakan segmentasi tipe ini untuk menentukan pengguna yang tepat bagi produk mereka. Dengan segmentasi demografis, Anda dapat mengelompokkan para target pelanggan Anda, berdasarkan:

– Usia

Contohnya saja, kaum-kaum dewasa dan remaja pasti memiliki ketertarikan dan kebutuhan yang berbeda. Dengan menargetkan dan menyesuaikan produk atau layanan serta strategi pemasaran Anda berdasarkan kelompok usianya, pasti Anda akan dapat menawarkan sesuatu yang lebih diinginkan sesuai dengan usianya.

Restoran-restoran biasanya menawarkan menu khusus untuk anak kecil yang disesuaikan sesuai kebutuhan dan apa yang akan menarik para orang tua maupun anak kecil untuk membeli menu tersebut dengan porsi makan yang lebih kecil serta merchandise mainan.

– Jenis Kelamin

Jenis kelamin menjadi salah satu basis segmentasi pasar yang paling penting. Kebutuhan, keinginan serta apa yang membuat mereka tertarik antara lelaki dan wanita sangat berbeda. Maka dari itu, Anda mungkin harus membuat strategi yang berbeda untuk kelompok pelanggan wanita serta laki-laki. Terutama, jika Anda menjual produk kecantikan, pakaian, aksesoris, dan sebagainya.

Baca Juga:  7 Tips Melakukan Stock Opname yang Efektif

Marital Status

Orang yang sudah menikah dan yang belum menikah pun juga pasti memiliki kebutuhan yang berbeda. Contohnya saja, orang yang sudah menikah mungkin akan lebih memprioritaskan family car daripada membeli mobil dengan dua pintu. Begitu juga dengan tipe komunikasi dan gaya bahasa yang Anda pilih untuk memasarkan produk Anda. Pasti harus berbeda.

– Pekerjaan

Tipe pekerjaan pelanggan Anda juga mempengaruhi kebutuhan dan keinginannya. Anda juga dapat mengelompokkan target pelanggan Anda berdasarkan pekerjaannya.

Family Size

Jumlah atau besar keluarga seseorang juga akan mempengaruhi needs serta wants mereka. Apakah produk Anda cocok untuk keluarga yang lebih kecil atau besar? Atau tidak ada pengaruhnya?

– Agama

Ada juga pengelompokkan target pelanggan atau segmentasi pasar berdasarkan agamanya. Contohnya saja, jika Anda bergerak pada industri kuliner dan menjual daging tertentu yang tidak diperbolehkan untuk agama tertentu. Tentunya Anda harus menargetkan ke kelompok lain dengan komunikasi yang berbeda juga.

– Pendidikan

Tingkat pendidikan serta lembaga pendidikan seseorang juga akan mempengaruhi lifestyle yang akan mempengaruhi kebutuhan dan ketertarikannya.

– Jumlah Pendapatan

Jumlah pendapatan akan mempengaruhi daya beli seseorang. Hal ini juga akan menjadi salah satu faktor utama untuk menentukan arah produk Anda, apakah produk Anda bertujuan untuk memenuhi kebutuhan, keinginan, atau sebagai produk mewah. Lalu jawablah ini, bagi siapa? Anda dapat mengelompokkan jumlah pendapatan menjadi high, middle dan low.

2. Segmentasi Perilaku (Behavioral)

Segmentasi berdasarkan perilaku pelanggan dikelompokkan atas basis kebiasan, penggunaan serta pola decision making (pengambilan keputusan) mereka. Contohnya dapat kita lihat pada pasar smartphone. Blackberry dipasarkan untuk para pengguna yang juga merupakan executives atau para pebisnis.

Sementara itu, Samsung lebih diperuntukkan untuk para pengguna yang lebih menyukai Android karena menawarkan banyak aplikasi gratis. Apple lebih menggarap pasar pengguna premium yang lebih memilih produk yang niche dan prestigious.

3. Segmentasi Psikografis (Psychographic)

Segmentasi psikografis menggunakan basis gaya hidup yang mencakup aktivitas sehari-hari serta ketertarikan seseorang untuk membedakan kelompoknya. Segmentasi tipe ini juga biasanya melihat aspek psikologis dari pelanggan, seperti apa dampak dari gaya hidup dan status sosialnya, karena bisa mempengaruhi aktivitas sehari-harinya, keinginannya, opininya, dan masih banyak lagi.

4. Segmentasi Geografis

Segmentasi geografis ini berarti mengelompokkan pelanggan berdasarkan lokasinya.

Tipe segmentasi pasar ini juga penting untuk dipertimbangkan karena masyarakat dari suatu negara ke negara lainnya, dari satu daerah ke daerah lainnya pasti memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Orang dari daerah-daerah yang berbeda juga mungkin memiliki alasan yang juga berbeda ketika menggunakan produk tertentu.

Basis-basis segmentasi pasar di atas dapat Anda gunakan untuk menjadi bagian dari strategi bisnis Anda. Dengan menentukan segmentasi bagi target pasar Anda, Anda pasti akan dapat secara lebih efisien dan fokus menyusun rencana bisnis, pengembangan produk serta pemasaran Anda dengan jauh lebih baik dan tepat sasaran!

Share this article:

Related article

4 Peluang Usaha Kuliner di Jogja Sangat Menjanjikan!

Semua orang di Indonesia tentunya mengenal Yogyakarta atau yang sering disebut Jogja....

5 Peluang Bisnis Kuliner di Palembang yang Bisa Dicoba

Palembang yang terkenal sebagai destinasi wisata yang menghadirkan keelokan ragam...