HOME / 14 Tips Mempromosikan Produk dengan Efektif

14 Tips Mempromosikan Produk dengan Efektif

Dalam sebuah kegiatan usaha, promosi adalah hal penting yang harus dilakukan oleh seorang pengusaha dalam memperkenalkan produk ke masyarakat luas dan calon pelanggan baru.

Namun, tidak sedikit pemula pengusaha yang masih belum mengetahui maupun menerapkan cara mempromosikan produk dengan baik. Ulasan kali ini akan membahas bagaimana cara mempromosikan produk secara efektif menggunakan cara konvensional maupun memanfaatkan teknologi digital dan hal apa saja yang harus diperhatikan.

Ulasan kali ini akan membahas bagaimana cara mempromosikan produk secara efektif menggunakan cara konvensional maupun memanfaatkan teknologi digital dan hal apa saja yang harus diperhatikan.

Tips & Cara Mempromosikan Produk yang Efektif

Sebelum mempromosikan produk, sebaiknya Anda memerhatikan terlebih dahulu hal-hal penting sebagai cara mempromosikan produk. Mulai dari situasi dan kondisi pasar, tujuan promosi, hingga berapa omzet yang akan didapatkan setiap bulannya. Maka dari itu dalam mengukur hal tersebut sebaiknya perhatikan hal-hal di bawah ini.

1. Segmentasi pasar

Hal pertama yang harus dilihat sebelum mempromosikan produk Anda sebaiknya lakukan segmentasi pasar.

Segmentasi pasar bertujuan untuk memetakan pelanggan dari produk usaha Anda nantinya. Misalnya saja, Anda memiliki usaha di bidang kuliner untuk kalangan mahasiswa, maka segmentasi pasar utamanya adalah mahasiswa. 

Janganlah terlalu meluas dalam menentukan segmentasi, agar Anda tidak kebingungan. Ingat, semakin spesifik target pasarnya, maka semakin besar pula kemungkinan promosi produk Anda akan berhasil.

Untuk dapat menemukan segmentasi pasar dengan baik, Anda perlu melakukan riset terlebih dahulu. Riset ini bisa dilihat dari kebiasaan calon pelanggan, segi demografi atau wilayah hingga pekerjaannya.

2. Misi promosi

Kedua, setelah segmentasi pasar sudah terbentuk maka Anda harus menentukan misi atau tujuan promosi dari sebuah produk usaha Anda. Misi atau tujuan promosi ini memang beragam, baik itu untuk awareness kepada calon pelanggan ataukah untuk meningkatkan penjualan.

Jika tujuannya untuk awareness maka Anda harus lebih jeli dalam melakukan promosi, sebab dengan melakukan promosi yang efektif membuat calon pelanggan menjadi lebih mengenal produk Anda.

Sedangkan jika tujuannya adalah untuk meningkatkan penjualan, maka Anda bisa memanfaatkan psikologis calon pelanggan. Promosi yang berulang-ulang dapat mempengaruhi pikiran calon pelanggan, terlebih bila menggunakan kalimat persuasif dan tidak cenderung menekan konsumen. 

Misi promosi ini juga berkaitan erat dengan pesan yang ingin disampaikan oleh brand usaha Anda.

3. Memilih media

Berikutnya atau langkah ketiga sebagai cara mempromosikan produk yang efektif, Anda harus menentukan medianya. Memilih media ini sangat penting untuk melihat mana pasar yang memiliki potensi terbaik.

Di era modern seperti sekarang, dalam promosi Anda akan dihadapkan pada dua pilihan media utama apakah ingin memilih media konvensional ataukah memilih media digital.

Media yang bersifat konvensional ini adalah cara lama yang digunakan dalam promosi. Misalnya saja dengan memasang produk di billboard, melalui flyer atau selebaran hingga mengadakan sebuah event dalam mengenalkan produk Anda.

Sementara cara kedua adalah melalui ranah digital, pada ranah ini Anda bisa memanfaatkannya melalui media sosial, website dan blog. Anda pun bisa memilih salah satunya, namun untuk seorang pengusaha yang mampu melihat pasar dan memiliki budget terkadang memilih keduanya untuk promosi mereka.

4. Dana yang dibutuhkan

Hal selanjutnya yang juga tidak kalah pentingnya dalam melakukan promosi, baik itu menggunakan media konvensional maupun media digital adalah dana yang dibutuhkan. Apabila Anda memiliki dana yang cukup besar, promosi dapat dilakukan dan disesuaikan dengan pangsa pasar maupun tujuan yang hendak dicapai.

Bagi Anda yang baru pertama kali melakukan promosi, sebaiknya hitung dengan jeli mengenai besaran dana yang dibutuhkan ini. Buatlah penganggaran dana yang efektif agar promosi berjalan dengan baik. Jangan sampai, Anda ‘membakar’ uang namun promosi tidak bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan.

5. Mengukur keberhasilan

Terakhir, dalam memilih cara mempromosikan produk yang efektif pastikan dapat terukur dengan baik. Melakukan pengukuran keberhasilan promosi produk dapat dilakukan secara berkala, misalnya saja secara mingguan atau bulanan.

Mengukur tingkat keberhasilan promosi dapat dilihat salah satunya dengan tingkat penjualan. Apabila dirasa belum memenuhi target, maka Anda harus melakukan evaluasi atau memilih strategi lainnya bila diperlukan.

Cara promosi konvensional

Pada poin di atas disebutkan cara mempromosikan produk dibedakan menjadi dua jenis. Pada poin ini akan diuraikan bagaimana melakukan promosi secara konvensional yang efektif dan mampu mempengaruhi sisi psikologis calon pelanggan.

Meski cara konvensional dirasa sebagai cara kuno, namun beberapa brand besar masih mempertahankannya untuk mendapatkan kepercayaan di masyarakat. Berikut beberapa cara mempromosikan produk secara konvensional yang dapat Anda jadikan pertimbangan.

6. Menjadi sponsor untuk acara tertentu

Menjadi sponsor untuk acara tertentu merupakan cara mempromosikan produk yang paling efektif untuk para pelanggan. Hampir setiap minggu selalu ada event yang diselenggarakan. Di sinilah kesempatan Anda untuk bisa masuk ke dalam bagian acara dengan menjadi sponsor.

Strategi ini dirasa cukup efektif dalam menjaring calon pelanggan baru. Terlebih lagi jika usaha Anda sedang mempromosikan produk baru. Namun, sesuaikan produk usaha Anda dengan event yang digelar.

Banyak brand besar yang masih menggunakan cara ini. Misalnya saja, instansi di bidang kesehatan bekerjasama dengan produk sabun kesehatan menyelenggarakan acara fun walk dengan kampanye pola hidup sehat melalui aktivitas cuci tangan dengan sabun.

Baca Juga:  Kasir Toko Portable & Manfaatnya Bagi Usaha Kuliner

Di sini, dua tujuan promosi sebenarnya bisa diraih pertama untuk meningkatkan awareness mengenai produk tersebut dan meningkatkan penjualan.

7. Bagi-bagi produk

Cara mempromosikan produk konvensional selanjutnya yang juga sering dilakukan adalah memberikan atau membagi-bagikan produk secara cuma-cuma. Akan tetapi, tidak semua pengusaha melakukan cara seperti ini. Hanya brand dan pengusaha yang memiliki budget lebih yang dapat menjalankan strategi bagi-bagi produk ini. 

Mengingat dana yang dibutuhkan tidaklah sedikit. Tujuan dari strategi ini tidak lain untuk memberikan contoh produk secara langsung kepada calon pelanggan. Jadi, pelanggan di sini tidak hanya melihat seperti apa produk yang ditawarkan tetapi juga mereka dapat merasakannya.

8. Mengenalkan produk ke pelanggan langsung

Sebagian orang mengatakan cara mempromosikan produk ke pelanggannya secara langsung disebut dengan strategi jemput bola. Selain melakukan pengenalan produk menggunakan papan-papan pengumuman baik itu berupa billboard ataupun flyer, cara ini biasanya dilakukan dengan mendatangi outlet-outlet tertentu secara langsung.

Diharapkan dengan mendatangi outlet tersebut, banyak calon pelanggan lebih mengenal brand produk yang akan dipasarkan. Terlebih lagi jika outlet tersebut cukup ramai oleh pengunjung, jelas hal ini merupakan peluang pasar yang menguntungkan dalam meningkatkan penjualan.

9. Insentif untuk pelanggan

Memberikan bonus atau insentif bagi pelanggan setia Anda, mengapa tidak? Hal ini bisa Anda lakukan untuk mengikat kepercayaan pelanggan. Dengan demikian, jika kepercayaan pelanggan tersebut dapat terjaga dengan baik mereka akan merekomendasikan produk Anda kepada keluarga, kerabat, dan yang lainnya.

Dari rekomendasi inilah, akan bermunculan calon pelanggan baru untuk memesan produk Anda. Di sini strategi branding produk maupun diri Anda sebagai pengusaha berjalan dengan baik disamping target penjualan yang akan terpenuhi.

10. Mengadakan event sendiri

Bila pada poin sebelumnya, cara mempromosikan produk secara konvensional dilakukan dengan menjadi sponsor sebuah acara untuk berikutnya mengapa tidak mengadakan event sendiri. Keunggulan bila Anda mengadakan event sendiri adalah tidak terikat dengan kontrak dan penyelenggara lainnya.

Sebab, di sini Anda lah yang memiliki acara dan Anda bebas menentukan strategi promosi dan pemasaran. Selain mengadakan event tersebut, di sisi lain Anda bisa memasarkan produk dari brand Anda sendiri dengan lebih mudah.

Cara promosi menggunakan media digital

Cara mempromosikan produk menggunakan media digital memang banyak digunakan oleh sebagian pengusaha saat ini. Alasannya selain lebih menghemat biaya periklanan, menggunakan cara ini dinilai sebagai langkah efektif untuk lebih dekat dengan pelanggan. Apa dan bagaimana cara mempromosikan produk dengan menggunakan media digital ini? Berikut di antaranya.

11. Manfaatkan jasa endorsement

Promosi di dunia digital bisa Anda lakukan dengan memasarkan produk melalui media sosial. Meski menggunakan media sosial, Anda harus tetap memerhatikan segmentasi pasarnya. Misalnya, jika target produk untuk anak muda, sebaiknya pilihlah Instagram.

Anda juga bisa memanfaatkan jasa endorsement  selebriti maupun influencer. Cara seperti ini sangatlah efektif untuk mengenalkan produk Anda dan postingan promosi produk berpeluang lebih besar untuk diperhatikan oleh pelanggan. Sehingga, pelanggan dapat yakin terhadap produk Anda.

12. Pasang iklan di publisher

Selain media sosial, cara mempromosikan produk di ranah digital paling tepat jika Anda memasangnya di Google. Memasang iklan di Google sangat efektif, sebab saat ini banyak orang yang menggunakan internet dan melakukan pencarian di browser Google.

Maka tidak heran jika Google menjadi ranah yang paling banyak dilirik oleh pengusaha. Anda pun bisa menggunakan layanan publisher Google, bahkan disebut-sebut konversi dari penjualan iklan di Google lebih baik bila dibandingkan dengan media sosial. 

13. Buat konten yang menarik

Kunci utama dalam cara memasarkan produk di media digital adalah konten yang menarik. Konten ini bisa berupa foto, video hingga ulasan mengenai produk di website perusahaan Anda.

Sementara penggunaan konten berupa foto dan video sangat cocok digunakan untuk media sosial. Untuk memaksimalkan website perusahaan, sebaiknya gunakan desain yang user friendly disamping menggunakan desain dengan tampilan menarik. 

Anda juga bisa dengan membuat blog yang berkaitan dengan produk. Misalnya saja, jika yang ditawarkan adalah produk perawatan anak, Anda bisa mengulas mengenai tips-tips seputar parenting dan sebagainya. Begitu pula jika produk olahraga, bisa membahas mengenai tema-tema tentang olahraga.

14. Tawarkan metode pembayaran yang mudah

Ketika melakukan promosi di ranah online, pastikan pula metode pembayaran yang ditujukan kepada konsumen mudah dimengerti dan juga sebagai solusi. Saat ini banyak orang memilih belanja online karena produk yang ditawarkan dan metode pembayarannya yang mudah. Misalnya saja Anda dapat menerima pembayaran melalui kartu kredit, transfer ATM dan metode pembayaran online lainnya.

Kemudian, sebagai seorang pengusaha atas brand yang dimiliki Anda pun harus dengan teliti membuat laporan penjualan. Ini memang tidak mudah, namun kini semuanya bisa dengan mudah dilakukan berkat penggunaan aplikasi kasir online SPOTS. Beberapa keunggulan dari aplikasi ini adalah Anda dapat mengatur menu, terima pesanan GO-FOOD dengan mudah, hingga mencatat ragam tipe pembayaran.

Itulah beberapa tips dan daftar cara mempromosikan produk Anda secara efektif dan bisa diterapkan untuk unit usaha Anda. Semoga bermanfaat!

Share this article:

Related article

9 Cara Memulai Bisnis Restoran Sendiri

Banyak orang yang bermimpi membuka restoran mereka sendiri. Tapi, mengelola restoran tidak bisa sembarangan...

Cara Menghitung Diskon & Manfaatnya untuk Usaha

Diskon hingga saat ini menjadi salah satu cara ampuh bagi perusahaan dalam memengaruhi sisi...