HOME / 11 Bisnis Sampingan Karyawan, Bermodal Minim

11 Bisnis Sampingan Karyawan, Bermodal Minim

Tidak bisa dipungkiri bahwa karyawan membutuhkan bisnis sampingan untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Kebutuhan ini meningkat seiring dengan mahalnya kebutuhan hidup. Sedangkan, gaji bulanan kantor tidak bisa diharapkan untuk dapat memenuhi semua kebutuhan hidup. Oleh sebab itu, banyak karyawan, mungkin juga termasuk Anda, menginginkan bisnis sampingan.

Sebenarnya, bisnis sampingan karyawan bisa dimulai dengan modal kecil, atau bahkan tanpa modal sama sekali.  Urgensi dana untuk hidup membuat Anda dituntut untuk memikirkan ide kreatif bisnis yang bisa dimulai dengan modal kecil. Anda bisa memanfaatkan waktu setelah bekerja untuk membuka kursus atau privat yang bisa dilakukan dengan modal nol rupiah. Usaha online shop juga bisa menjadi peluang yang menjanjikan untuk dijalani. Jadi, tinggal pilih saja mana bisnis yang memungkinkan. 

Tapi, bagaimana jika Anda bukan seorang karyawan yang memiliki urgensi untuk memiliki uang tambahan? Apakah bisnis sampingan karyawan tidak dibutuhkan? Tentu saja tidak. Anda tetap butuh penghasilan tambahan sebagai bekal setelah pensiun dan tabungan dana darurat jika sewaktu-waktu hal buruk terjadi. Untuk memahami pentingnya bisnis sampingan karyawan dan jenis usaha yang dilakukan, simak penjelasan di bawah ini!

Apa pentingnya bisnis sampingan karyawan?

Sebagai karyawan, Anda mungkin berpikir bahwa gaji per bulan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Namun itu adalah kondisi saat ini. Bagaimana dengan ke depannya? Bisa saja ada kebutuhan mendadak yang butuh biaya banyak. Bisa juga di waktu mendatang Anda menginginkan barang baru, atau penyelenggaraan acara besar. Tentu akan butuh dana yang cukup besar. Pikirkan juga bagaimana Anda akan memenuhi kebutuhan hidup saat sudah pensiun nanti. Apakah akan memberatkan anak dengan menggantungkan hidup pada mereka? Tentu tidak. 

Bagaimanapun juga, memiliki usaha sampingan sangat penting dilakukan. Hasil yang didapat bisa menjadi dana tambahan untuk memenuhi kebutuhan. Anda tidak perlu menunggu gajian bulan depan untuk mendapatkan barang yang diinginkan karena bisa memanfaatkan penghasilan dari usaha sampingan. Begitu juga jika tiba-tiba Anda sakit dan butuh dirawat. Ada dana darurat hasil kerja sampingan. Hidup juga lebih terjamin di masa depan jika Anda sudah merintis usaha pribadi sejak masih jadi karyawan. 

Apa saja daftar bisnis sampingan karyawan?

Melihat ada banyak keuntungan dan manfaat memiliki pekerjaan sambilan sembari menjadi pekerja kantoran, tentunya Anda mulai tertarik untuk mencoba. Namun, apakah pekerjaan yang kompatibel untuk karyawan dengan jam kerja pagi hingga petang? Apakah ada, usaha yang bisa dirintis dengan modal kecil? Tentu saja ada. Lihat daftarnya di bawah ini. 

1. Usaha kos-kosan 

Anda tentu sudah mendengar salah satu publik figur Indonesia, Arief Muhammad yang sukses dengan usaha kos-kosannya. Usaha yang satu ini memang sangat menjanjikan untuk dilakukan di Indonesia. Terlebih jika Anda membuka tempat kos di kota besar yang dekat dengan universitas, rumah sakit, pusat perkantoran, dan pusat keramaian lainnya. Peminatnya tentu saja akan banyak.

Untuk bisa membuka bisnis ini, Anda bisa memanfaatkan properti milik pribadi yang sekiranya lama tidak digunakan. Anda bisa menjadikan properti tersebut sebagai lahan rumah kos. Cara lain, Anda bisa menabung beberapa dari gaji untuk digunakan membangun kos. Dengan begitu, di samping menjadi pekerja kantoran, Anda juga mendapatkan passive income dari usaha kos. 

2. Laundry

Usaha yang satu ini dijamin membutuhkan modal nol persen. Anda tinggal memanfaatkan saja barang-barang yang sudah ada di rumah seperti mesin cuci, pengering, dan setrika. Lakukan promosi dengan memasang tulisan sederhana yang didesain sendiri dan dipasang di depan rumah. Bisa juga dengan melakukan promosi melalui aplikasi chatting atau media sosial.

Usaha yang satu ini sangat menjanjikan hasilnya. Anda bisa menarget pelanggan dari segmentasi karyawan seperti Anda dan juga mahasiswa. Dua segementasi pasar ini menjadi target pelanggan dengan peluang melakukan laundry di atas 50%. Buka usaha laundry Anda di pusat keramaian. Tawarkan harga yang bersaing dan kualitas hasil cucian yang memuaskan. 

3. Les privat

Usaha les privat biasanya dilakukan oleh mahasiswa yang membutuhkan uang jajan tambahan. Namun usaha ini juga menjadi peluang bisnis sampingan karyawan dengan modal yang minim. Anda bisa mulai melakukan usaha les privat dengan menawarkan kepada tetangga sekitar. Di awal, les privat bisa dilakukan dengan cara mendatangi murid. Saat sudah banyak dikenal, les privat bisa dilakukan di rumah. Cukup gunakan kemampuan atau pengetahuan yang Anda miliki untuk membuka kursus ini. 

4. Translator

Jasa translator saat ini sedang banyak peminatnya. Contohnya saja mahasiswa yang sedang skripsi dan butuh bantuan untuk menerjemahkan abstrak. Mahasiswa yang baru lulus dan sedang mencari pekerjaan juga terkadang membutuhkan seseorang yang paham bahasa asing untuk menerjemahkan CV-nya. Cukup iklankan saja jasa translasi Anda melalui aplikasi pesan dan media sosial.

Istimewanya, Anda bisa menentukan sendiri berapa harga jasa penerjemahan tersebut. Bisa dihitung per lembar atau per kata. Anda bisa mendapatkan keuntungan hingga ratusan ribu rupiah dengan hanya bermodalkan laptop dan koneksi internet.

5. Fotografer

Seorang karyawan umumnya memiliki jam kerja di saat weekdays. Di akhir pekan, Anda bisa memanfaatkan waktu luang ini sebagai saat untuk menjalani pekerjaan sampingan. Tawarkan jasa fotografi untuk pre-wedding atau acara ulang tahun. Usaha ini hanya bermodalkan kemampuan fotografi dan editing. Untuk masalah tool, kamera apapun bisa digunakan. 

Baca Juga:  Mesin EDC & 8 Manfaatnya Bagi Bisnis

Pilihan lain, Anda bisa menjadi fotografer lepas yang bebas mengambil gambar apapun. Kemudian hasil foto tersebut diunggah melalui situs penyedia foto berbayar seperti Shutterstock, dan iStockPhoto. Jika ada orang yang berminat lalu kemudian mengunduh, Anda akan mendapatkan komisi atas foto yang terjual tersebut. 

6. Makelar properti

Saat ini banyak pemilik properti yang mencari makelar profesional untuk membantu menjual atau menyewakan bangunannya. Ini merupakan kesempatan bagus bagi Anda yang ingin kerja sampingan. Anda bisa menjadi makelar properti yang menawarkan bangunan owner kepada pihak lain. Mulailah dengan mencari orang di sekitar yang sekiranya sedang memiliki bangunan untuk disewakan. Anda bisa mengiklankannya dan menemukan penyewa yang kompatibel. Jika berhasil, Anda bisa mendapat beberapa persen dari hasil transaksi sebagai komisi. 

7. Jual barang preloved

Barang preloved atau yang biasa disebut second, adalah barang dari seseorang yang sudah tidak dipakai, masih dalam kondisi bagus, dan diniatkan untuk dijual kembali. Coba lihat di dalam kamar atau rumah Anda. Apakah ada barang-barang tidak terpakai yang masih dapat digunakan kembali serta dalam kondisi bagus? Bagaimana jika Anda coba tawarkan barang tersebut pada seseorang yang sekiranya butuh?

Jual barang preloved saat ini banyak dilakukan oleh orang. Jika Anda berhasil menjual barang-barang milik sendiri yang tidak terpakai, Anda bisa menjadikan ini sebagai peluang bisnis sampingan. Tawarkan pada orang di sekitar Anda, apakah ada barang tak terpakai yang bisa dijual kembali. Anda bisa menggunakan media sosial untuk menjual barang tersebut. Ketika barang terjual, dapatkan beberapa persen dari hasil transaksi sebagai komisi jasa yang telah Anda lakukan. 

8. Reseller online shop

Di era perkembangan teknologi yang sangat cepat, internet menjadi bagian hidup yang tak terpisahkan. Banyak orang yang menggantungkan kebutuhan hidupnya pada aplikasi smartphone. Contoh mudahnya adalah memesan pakaian melalui media sosial dan marketplace. Tren ini bisa menjadi peluang bisnis sampingan karyawan seperti Anda.

Caranya mudah. Anda hanya harus menentukan barang apa yang ingin dijual dan sekiranya memiliki peminat yang besar. Kemudian cari supplier barang tersebut. Jika sudah, jual barang tersebut melalui promosi di media sosial. Saat ada yang memesan, Anda tinggal kirimkan barang tersebut pada pemesan. Mudah, bukan?

9. Membuka warung sarapan

Banyak karyawan dengan jam kerja shift. Di mana pagi hari menjadi waktu luang sebelum berangkat kerja pada siang hari. Jika Anda termasuk karyawan dengan jam masuk siang, pagi hari bisa digunakan untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Anda bisa membuka warung makan yang menjual sarapan pagi seperti nasi kuning, nasi uduk, bubur, atau yang lain. 

10. Usaha kedai kopi

Kedai kopi saat ini menjadi bisnis sampingan yang banyak peminatnya. Kedai kopi bisa memberi Anda penghasilan tambahan di samping gaji per bulan yang didapatkan dari kantor. Untuk memulainya, Anda bisa membuka kedai kopi kecil-kecilan di rumah saat malam hari sepulang dari kantor. Target pertama usaha kedai kopi Anda adalah bapak-bapak atau anak muda yang butuh tempat berkumpul. Lengkapi kedai kopi Anda dengan Wi-Fi agar banyak menarik pengunjung.

Saat usaha sudah berkembang dan sukses, Anda bisa memperbesar kedai kopi layaknya coffee shop yang saat ini banyak didirikan. Tambahan fasilitas dan menu makanan di kedai kopi Anda. Supaya mengikuti perkembangan zaman, terima metode pembayaran online untuk masyarakat yang saat ini semakin cashless. 

11. Membuka toko sembako

Meski saat ini banyak ditemukan mini market, hal tersebut tidak membuat popularitas warung atau toko sembako memudar. Toko ini masih ramai dikunjungi oleh masyarakat untuk mendapatkan barang kebutuhan sehari-hari. Oleh sebab itu, membuka toko sembako bisa menjadi alternatif pilihan usaha sampingan yang bisa Anda jalankan. 

Mulailah dengan menyetok barang kebutuhan sehari-hari yang akan dijual di toko sembako, seperti beras, gula, kopi, mi instan dan yang lain. Jual barang-barang tersebut dengan mengambil beberapa persen sebagai laba. Saat laba banyak terkumpul, Anda bisa menutupi modal yang digunakan untuk membuka usaha. Ketika modal sudah kembali, Anda bisa fokus untuk menambah barang jualan dan mengembangkan toko.

Setiap usaha yang baru dimulai tentunya akan menghadapi banyak kendala. Misalnya saja keterbatasan sumber daya untuk membantu Anda mengelola pesanan online maupun offline, menerima berbagai macam metode pembayaran, dan merekap transaksi setiap hari. 

Oleh sebab itu, SPOTS hadir sebagai solusi atas keterbatasan yang dihadapi entrepreneur di saat baru memulai bisnis sampingan karyawan. SPOTS adalah sistem Point of Sale yang dilengkapi bermacam fitur untuk mendukung operasional semua jenis usaha. SPOTS memiliki fitur kasir yang bisa Anda gunakan untuk menghitung total pesanan pelanggan, menerima pesanan GO-FOOD, menerima beragam metode pembayaran, dan mencetak resi instan. SPOTS juga menghadirkan fitur laporan harian yang memudahkan Anda memonitor perkembangan usaha setiap harinya.

Coba beragam kemudahan yang ditawarkan SPOTS dan sukseskan usaha tambahan Anda! 

Share this article:

Related article

Apa itu Kartu GPN? dan 5 Manfaatnya bagi Usaha

Anda tentu sudah familiar dengan kartu GPN yang digunakan untuk melakukan transaksi non-tunai. Gerbang...

4 Manfaat Laporan Penjualan Harian dari SPOTS

Mengelola laporan penjualan usaha mungkin akan sedikit rumit bagi Anda sebagai pebisnis. Terlebih...